Si Elok Idea stolli stolli dan Papilio peranthus di Karang Ranjang Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK)

Karang Ranjang 30 Juni-3 Juli 2012

Suara deru ombak pantai laut selatan seakan menyambut langkah Kami saat sampai di Resort karang Ranjang, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Sejauh mata memandang ke arah suara deruan ombak, terhamparlah biru memuntahkan buih putih menepi pasir pantai, suatu kondisi pemandangan yang bisa mengusir sedikit lelahnya  langkah perjalanan dari Legon Pakis ke Resort Karang Ranjang ini. Resort ini kami tempuh dengan jalan kaki dari legon pakis, menghabiskan waktu sekitar tiga jam perjalanan.

Sekitar 60 meter dari bibir pantai, di sebuah bangunan Resort Karang Ranjang menjadi tempat camp pertama kami untuk melaksanakan serangkaian kegiatan Ekspedisi Global tahun 2012 .Di sekitar wilayah ini kami sebagai organisasi kemahasiswaan, Uni Konservasi Fauna(UKF) Institut Pertanian Bogor(IPB) mencoba melakukan sebuah upaya kecil dalam upaya konservasi yaitu inventarisasi fauna di sini. Selama empat hari penuh kami melaksanakan kegiatan, mulai dari pengamatan keanekaragaman fauna yang ada di sini sampai dengan analisis vegetasi untuk mengetahui kekayaan flora wilayah Karang Ranjang.

Kegiatan Pengamatan dibagi kedalam beberapa kelompok pengamatan fauna, yang dibagi sesuai divisi konservasi dan salah satunya adalah Divisi Konservasi insekta (DKI). Selama 3 hari di Karang Ranjang kami mencoba mengamati keanekaragaman serangga yang ada di sini. Untuk kajian pengamatan kami hanya memfokuskan  pada tiga Ordo yaitu Coleoptera (kumbang), Lepidoptera (kupu-kupu) dan  Odonata (Capung). Disini kami mencoba mengamati, mengenal lebih dekat dengan keanekaragaman kumbang, kupu-kupu dan capung yang ada disini

Serangga adalah hewan invertebrata yang kecil, namun beberapa serangga memiliki nilai eksotis tersendiri bagi sebagian orang dan Kami merasa beruntung sekali bisa mengamati keanekaragaman dan keelokan kupu-kupu yang ada disini. Sekitar 43 spesies kupu-kupu yang aktif di siang hari berhasil kami jumpai di sini. Semua jumlah spesies tersebut terkelompok ke dalam famili papilionidae, Nymphalidae, Pieridae, Lycanidae, dan Hesperidae.

Di wilayah Karang ranjang ini ada banyak kupu-kupu yang memiliki keelokan tersendiri bagi kami, mulai dari warna dan polanya yang sangat indah. Diantara kupu-kupu yang menurut kami menarik selama pengamatan adalah Kupu-kupu spesies Idea stolli stolli ,Papilio peranthus, Troides sp Pachliopta sp, Papilio helenus, Papilio demolion, Graphium agamemnon, Ideopsis juventa, Ideopsis vulgaris, Danaus genuthia, Euploea mulciber dan Losaria coon

Diantara kupu-kup yang menarik yanga ada di TNUK kami akan mencoba mendeskripsikan dua spesies yaitu Idea stolli stolli dan Papilio peranthus

Idea stolli stolli merupakan spseies kupu-kupu dari famili Nymphalidae yaitu famili kupu-kupu dengan salah ciri tungkai depannya tereduksi atau tidak digunakan.spesies ini mempunyai pola sayap yang bagus, warna background sayap berwarna putih ditambah dengan bercak –bercak warna hitam atau coklat kemerahan. Kupu-kupu ini lebih menyukai kawasan dataran hutan dataran rendah, namun kadang di tempat terbuka yang memiliki banyak tumbuhan semak pernah terlihat. Sebanyak tiga kali kami berjumpa dengan kupu-kupu yang elok ini, terbangnya tidak terlalu cepat dan biasanya terbang rendah, sekitar 1 meter dari tanah. Kupu ini merupakan kupu-kupu yang berukuran terbesar dari famili Nymphalidae yang ada di kawasan Karang Ranjang.

Selain Idea stolli stolli yang paling banyak di jumpai di karang Ranjang adalah Papilio peranthus. Spesies kupu-kupu ini memiliki warna background hitam, warna  sayap bagian bawah berwarna kecoklatan, pada bagian tegah badan kupu-kupu ini memilki warna hijau yang Nampak seperti berpendar, kadang Nampak terlihat biru atau ungu. Kupu –kupu ini banyak ditemukan di areal terbuka seperti di Kawasan hutan pantai jalur Cibandawoh dan di dalam areal hutan. Spesies ini paling mendominasi jumlahnya diantara spesies dari famili Papilionidae lainnya yang ada di karang Ranjang. Kupu-kupu ini terbang sangat cepat sehingga sangat sulit untuk menangkapnya.

Kami benar-benar sangat beruntung bisa melihat keindahan kedua spesies kupu-kupu ini saat terbang menari-nari di alam bebas.  Hal yang lebih menyenangkan lagi bagi kami adalah untuk pertama kalinya menangkap kupu-kupu ini untuk tujuan identifikasi.Bentuk kupu-kupu ini dapat kami lihat dengan jelas, sangat berat rasanya untuk melepaskan kembali namun kupu-kupu cantik ini lebih mempunyai hak untuk hidup di alam Karang Ranjang ini, terbang dengan anggun memamerkan segala keelokannya

Kedua spesies kupu-kupu ini mungkin saat ini masih terjaga kelestariannya di TNUK ini. Saat ini kami masih bisa melihat dengan mata kami sendiri  keindahan dan keelokan dari kupu-kupu ini. Namun masih bisakah anak cucu kami melihat kupu-kupu ini langsung di alam atau nanti mereka hanya bisa melihat keelokan kupu-kupu ini dari jendela buku. Semua harus dilestarikan,Harus tetap ada tindakan serta peningkatan upaya konservasi untuk melindungi kelestarian kupu-kupu ini dan semua fauna dan flora yang ada di sini.

Salam Fauna.!!

Written by uci sugiman

Sumber gambar: http://en.butterflycorner.net/Papilio-peranthus.519.0.html

http://www.fobi.web.id/updates?g2_itemId=100920

 

 

Comments are closed.